| Go with the flow |
June 19, 2013
June 18, 2013
June 17, 2013
June 16, 2013
June 15, 2013
April 20, 2013
Growin' up
Bertumbuh dan berkembang. Apakah kamu seperti aku yang juga masih dalam tahapan bertumbuh dan berkembang? Mari bersyukur dan berjuang bareng.
Sudah taukah kamu arah pertumbuhan dan perkembanganmu? Jujur, aku masih terus mencari lho, maksudku, tentu saja kalau tujuan besar aku sudah melihatnya dari zaman ingusan, sekarang, aku masih mencari pintu yang tepat dan meraba tangga yang akan membawaku ke sana.
Kalau boleh sedikit mencurahkan isi hati, bertumbuh dan berkembang ternyata nggak segampang terus bernafas (bahkan bernafas pun terlihat susah setelah mempelajari mekanisme dan reaksi yang terjadi sesungguhnya), rasanya seperti kehilangan dan mendapatkan sesuatu bagian dariku yang besar dan terkadang nyaris tanpa disadari. Terus kehilangan dan mendapatkan, kombinasi antara kehilangan yang baik/buruk dan mendapatkan yang baik/buruk. Salah satu ketakutan terbesarku adalah ketika pertumbuhan dan perkembangan ini malah membawaku ke suatu tempat yang buruk. Tapi mereka bilang kekhawatiran akan suatu yang buruk itu lebih buruk dari keburukan itu sendiri, oke mari lupakan ketakutan itu.
Beberapa waktu yang lalu, tampaknya seperti seakan-akan keadaan memaksaku untuk bertindak di luar zona nyamanku. Terjun ke masyarakat, membangun relasi dan mengurus hal-hal yang tidak pernah terlintas dalam pikiran. Awalnya, untuk memulai saja menakutkan. Kemudian Bapak bilang, "Santai aja, mumpung masih SMA, orang-orang masih maklum kalo kamu salah, nduk". Dan terbukti, perkataan Bapak benar sekali. Orang-orang tua yang menakutkan itu pernah SMA juga, mereka ngerti banget jaman SMA ki urip lagi yo koyo ngono kae lah. Dan yaaaah, aku merasa lega setelah semuanya terlewati.
Suatu hikmah biasa menyamarkan dirinya menjadi sesuatu yang indah ataupun buruk, dan mungkin nggak mudah untuk menyadarinya. Hikmah pengalaman membuat orang belajar dan berkembang, mendewasakan, dengan cara yang terkadang tidak bisa dibilang menyenangkan. Tapi orang selamanya tidak akan mendapatkan apa-apa kalau terlalu takut mencoba dan mengeksplorasi diri. So go out there and find your own adventure, your own experience, face the problems, never give up. Grow up. This is life.
Kalau nggak sekarang, kapan lagi? Mau tunggu sampe jenggot tumbuh sampe pantat? Uh.
March 30, 2013
Sekelebat malam
Selama 17 tahun hidup di Yogyakarta, aku sama sekali nggak familier sama keadaan Yogyakarta di malam Minggu, cupu banget kan. Eh kesempatan seminggu yang lalu -sekalian ikut ngerayain Earth Hour, aku bisa jalan-jalan di sekitar Jalan Malioboro. Jadi turis di kampung sendiri, miris. Dan ya, aku memutuskan aku nggak begitu benci dengan ramainya suasana di malam Minggu karena ternyata ramainya yang luar biasa itu juga meyimpan daya tarik luar biasa.
Malam itu, aku dan teman-teman tertarik buat masuk ke Monumen Serangan Umum 1 Maret, ngelanggar peraturan sebenarnya, terus akhirnya bereksperimen sedikit. Nggak buruk lah. Tapi bagian lompat pagarnya jangan ditiru ya.
Bye.
Subscribe to:
Posts (Atom)


